Menampilkan 12 dari 227 do’a.
Beberapa Adab Dan Keutamaan
Jawaban Kepada Orang Yang Berkata: Uhibbuka Fillaah
أَحَبَّكَ الَّذِيْ أَحْبَبْتَنِي لَهُ
Latin
Ahabbakal-ladzii ahbabtanii lahu.
Artinya
Semoga Allah mencintaimu, karena engkau telah mencintaiku karena-Nya.
Sumber dan keterangan
HR. Abu Dawud 4/333. Al-Albani menyatakan, hadits tersebut hasan dalam Shahih Sunan Abi Dawud 3/965.
Sumber: Hisnul Muslim.
#umum
Beberapa Adab Dan Keutamaan
Jawaban Kepada Orang Yang Berkata: Baarakallaahu Fiika
وَفِيْكَ بَارَكَ اللَّهُ
Latin
Wa fiika baarokallaah.
Artinya
Semoga Allah juga memberkahimu.
Sumber dan keterangan
Ibnu Sunni h. 138, no. 278, lihat Al-Waabilush Shayyib Iibnil Qayyim, hal. 304. Tahqiq Muhammad Uyun.
Sumber: Hisnul Muslim.
#umum
Beberapa Adab Dan Keutamaan
Doa Kepada Orang Yang Anda Caci
اَللَّهُمَّ فَأَيُّمَا مُؤْمِنٍ سَبَبْتُهُ فَاجْعَلْ ذَالِكَ لَهُ قُرْبَةً إِلَيْكَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
Latin
Allaahumma fa-ayyumaa mu'minin sababtuhu faj'al dzaalika lahu qurbatan ilaika yaumal qiyaamah.
Artinya
Ya Allah, siapa saja di antara orang mukmin yang kucaci, jadikanlah sebagai sarana yang mendekatkan dirinya kepadaMu di hari Kiamat.
Sumber dan keterangan
HR. Al-Bukhari dengan Fathul Bari 11/171, Muslim 4/2007, dan kalimatnya: "Jadikanlah sebagai pembersih dan rahmat."
Sumber: Hisnul Muslim.
#umum
Beberapa Adab Dan Keutamaan
Doa Bila Dipuji Orang
اَللَّهُمَّ لاَ تُؤَاخِذْنِيْ بِمَا يَقُوْلُوْنَ، وَاغْفِرْلِيْ مَا لاَ يَعْلَمُوْنَ (وَاجْعَلْنِيْ خَيْرًا مِمَّا يَظُنُّوْنَ)
Latin
Allaahumma laa tu-aakhidznii bimaa yaquuluun, waghfir lii maa laa ya'lamuun, (waj'alnii khoiron mimmaa yazhunnuun).
Artinya
Ya Allah, semoga Engkau tidak menghukumku karena apa yang mereka katakan. Ampunilah aku atas apa yang tidak mereka ketahui. (Dan jadikanlah aku lebih baik daripada yang mereka perkirakan).
Sumber dan keterangan
HR. Al-Bukhari dalam Al-Adabul Mufrad no. 761. Isnad hadits tersebut dinyatakan shahih oleh Al-Albani dalam Shahih Al-Adabul Mufrad no. 585. Kalimat dalam kurung tambahan Al-Baihaqi dalam Syu'abul Iman 4/228 dari jalan lain.
Sumber: Hisnul Muslim.
#umum
Beberapa Adab Dan Keutamaan
Doa Ketika Marah
أَعُوْذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ
Latin
A'uudzu billaahi minasy-syaithoonir-rojiim.
Artinya
Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk.
Sumber dan keterangan
HR. Al-Bukhari 7/99, Muslim 4/2015.
Sumber: Hisnul Muslim.
#umum
Beberapa Adab Dan Keutamaan
Bacaan Ketika Takut
لاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ اللَّهُ
Latin
Laa ilaaha illallaah.
Artinya
Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah.
Sumber dan keterangan
HR. Al-Bukhari dengan Fathul Bari 6/181, Muslim 4/2208.
Sumber: Hisnul Muslim.
#umum
Beberapa Adab Dan Keutamaan
Jawaban Kepada Orang Kafir Yang Mengucapkan Salam
وَعَلَيْكُمْ
Latin
Wa 'alaikum.
Artinya
Dan atasmu juga.
Sumber dan keterangan
HR. Al-Bukhari dengan Fathul Bari 11/42, Muslim 4/1705.
"Apabila ahli kitab mengucapkan salam kepadamu, jawablah: (jawaban di atas)."
Sumber: Hisnul Muslim.
#umum
Beberapa Adab Dan Keutamaan
Ucapan Ketika Melihat Kemungkaran
سُبْحَانَ اللَّهِ
Latin
Subhaanallaah.
Artinya
Maha Suci Allah.
Sumber dan keterangan
Keterangan:
Sebuah kemungkaran, baik perkataan maupun perbuatan, dimaknai sebagai hal-hal yang bertentangan dengan syariat atau hal-hal lain yang mengganggu orang-orang beriman.
Ada banyak dalil yang diungkapkan para ulama tentang ucapan tasbih ketika terjadinya kemungkaran. Salah satunya adalah dalam surat An-Nur: 16 yang mengisahkan kisah al-Ifku, yaitu berita dusta tentang perzinahan ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha.
Allah berfirman, “Dan mengapa kamu tidak berkata, di waktu mendengar berita bohong itu, ‘Sekali-kali tidaklah pantas bagi kita memperkatakan ini. Maha Suci Engkau (Ya Tuhan kami), ini adalah dusta yang besar.’” [1]
Al-Baghawiy dalam tafsirnya menyebutkan, “Bahwa lafadz ‘subhaanaka’ dalam ayat bermakna ‘ta’ajjub’/heran.” [2]
Imam Al-hafizh Ibnu Katsir menuturkan, “Yaitu Maha Suci Allah ketika ungkapan (dusta) ditujukan kepada Istri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sekaligus istri dari kekasih Allah.” [3]
Apa yang diungkapkan oleh Ahlu al-Ifki, sebutan bagi mereka yang menyebarkan berita bohong terhadap ‘Aisyah, merupakan kemungkaran yang besar, oleh karena itu disyariatkan mengucapkan tasbih ketika mendengarnya. Ini sebagai penyucian kepada Allah karena kedustaan yang menimpa keluarga nabi. [4]
Lisan ‘Aisyah Radhiyallahu ‘Anha Yang Bertasbih
Jauh sebelum ayat itu turun, ketika mendengar gosip dan kedustaan yang dipublikasikan oleh ahlul ifki saat itu, Aisyah pun bertasbih sambil menuturkan, “Subhaanallah, orang-orang telah membicarakan ini?” [5]
Sebagian Sahabat Juga Bertasbih
Ketika mendengar kedustaan ini, para sahabat juga bertasbih kepada Allah. Mereka bertutur, “Subhaanallah, tidak pantas bagi kami membicarakan ini. Ini adalah kedustaan yang besar.” [6]
Ungkapan para sahabat ini menegaskan bahwa ungkapan “subhaanallah” adalah sebagai pelajaran bagi kaum muslimin untuk memuliakan, memuji dan mengagungkan Allah ketika mendengar ungkapan mungkar lagi dusta tentang kaum muslimin lainnya.
Para ulama, dari hadits ‘Aisyah tentang kisah al-Ifk, menyebutkan salah satu faidah bahwa disyari’atkan mengucapkan tasbih ketika ta’ajjub/heran terhadap terjadinya kemungkaran atau mendengar hal-hal yang dusta. [7]
[1] An-Nur [24]: 16.
[2] Lihat Tafsir al-Baghawiy hal 26 jilid 6, al-Maktabah asy-Syamilah.
[3] Lihat Tafsir Ibn Katsir hal 29 jilid 6, al-Maktabah asy-Syamilah.
[4] Lihat kitab at-Tasbih fiy al-Kitab was Sunnah, hal 24 Jilid 2.
[5] Potongan hadits panjang tentang kisah tuduhan dusta terhadap ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha diriwayatkan Bukhari dan Muslim.
[6] Fath al-Baari hal 470 jilid 4. Dikutip dari kitab at-Tasbih fiy al-Kitab was Sunnah, hal 25 Jilid 2.
Sumber: https://muslim.or.id/21710-mengucapkan-subhanallah-ketika-melihat-kemungkaran.html
#umum
Istighfar Dan Taubat
Doa Istighfar/Taubat 1
أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيْمَ الَّذِيْ لاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ
Latin
Astaghfirullaahal 'azhiimal-ladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuum, wa atuubu ilaih.
Artinya
Aku minta ampun kepada Allah Yang Maha Agung, tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Dia, Yang Hidup dan terus-menerus mengurus makhlukNya, dan aku bertaubat kepada-Nya.
Sumber dan keterangan
HR. Abu Dawud 2/85, At-Tirmidzi 5/569, Al-Hakim, dan menurut pendapatnya hadits di atas adalah shahih. Imam Adz-Dzahabi menyetujuinya 1/511, Al-Albani menyatakan hadits tersebut adalah shahih. Lihat pula Shahih At-Tirmidzi 3/182, Jami'ul Ushul li ahaditsir Rasul 4/389-390 dengan tahqiq Al-Arnauth.
Rasul Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa yang membaca: (doa di atas) maka Allah mengampuninya, sekalipun dia pernah lari dari perang."
Sumber: Hisnul Muslim.
#umum
Istighfar Dan Taubat
Doa Istighfar/Taubat 2
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ ظَلَمْتُ نَفْسِيْ ظُلْمًا كَثِيْرًا، وَلاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ، فَاغْفِرْ لِيْ مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِكَ، وَارْحَمْنِيْ، إِنَّكَ أَنْتَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ
Latin
Allaahumma innii zholamtu nafsii zhulman katsiiron, wa laa yaghfirudz-dzunuuba illaa anta, faghfir lii maghfirotan min 'indika, warhamnii, innaka antal ghofuurur-rohiim.
Artinya
Ya Allah, sungguh aku telah menzalimi diriku dengan kezaliman yang banyak, dan tidak ada yang dapat mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau. Maka ampunilah aku dengan suatu pengampunan dari sisi-Mu, dan rahmatilah aku. Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Sumber dan keterangan
HR. Bukhari no. 834 dan Muslim no. 2705.
Sumber: BBG Al-Ilmu (BlackBerry Group)
#umum
Istighfar Dan Taubat
Doa Istighfar/Taubat 3
رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَتُبْ عَلَىَّ، إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ
Latin
Robbighfir lii wa tub 'alayya, innaka antat-tawwaabur-rohiim.
Artinya
Ya Rabbku, ampunilah dosa-dosaku dan terimalah taubat dariku. Sesungguhnya Engkau Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.
Sumber dan keterangan
HR. Ahmad, at-Tirmidzi, Abu Dawud, an-Nasa'i dalam al-Kubra, al-Bukhari dalam al-Adabul Mufrad, Ibnu Hibban, ath-Thabrani dalam al-Kabiir. Dishahihhkan oleh Syaikh al-Albani dalam Shahih Sunan Abu Dawud no. 1342.
Sumber: https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=340569015961100&id=113035155412349
#umum
Lafal Dzikir Dan Keutamaannya
Lafal Dzikir 1
سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ
Latin
Subhaanallaahi wa bihamdih.
Artinya
Maha Suci Allah, aku memujiNya.
Sumber dan keterangan
HR. Al-Bukhari 7/168, Muslim 4/2071.
Nabi Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Siapa yang membaca: (dzikir di atas) 100x dalam sehari, maka akan dihapuskan dosa-dosanya, meskipun sebanyak buih di lautan."
Sumber: Hisnul Muslim.
#umum